08 December 2009

THE TRAP IS CALLED SEX

"Belum lama ini saya putus dari pacar, tepatnya dia yang mutusin saya. Sebetulnya saya masih sangat sayang sama dia, tapi orang tuanya tidak suka dengan hubungan kami dan mengirim pacar saya belajar ke Amrik.

Saya akui gaya pacaran kami memang tidak sehat. Kami sudah melangkah terlalu jauh, bahkan sangat jauh. Maaf, pacar saya pernah melakukan aborsi. Karena perbuatannya ini, pacar saya merasa sangat bersalah dan jadi sering marah-marah ngga jelas. Bahkan berkali-kali dia bilang sangat membenci saya. Menurutnya, sayalah yang menyebabkan hidupnya rusak dan masa depannya hancur.

Saya sakit dituduh demikian. Sebagai laki-laki saya merasa termasuk laki-laki yang bertanggung jawab. Saya mau menikahi dia ketika tahu dia hamil tetapi dia yang tidak mau. Katanya dia tidak mau orang tuanya tahu apa yang sesungguhnya terjadi. “Papa bisa membunuhku kalau tahu aku hamil!” katanya waktu itu. Saya juga bersedia untuk menghadap orang tuanya untuk meminta maaf, tetapi dia tetap tidak mau menikah. Saya merasa saya tidak melepas tanggung jawab begitu saja, tetapi pacar saya terus menyalahkan saya.

Sejak kami putus, saya betul-betul hancur. Saya seperti kehilangan pegangan. Rasanya semua yang pernah saya impikan musnah begitu saja. Diatas semua itu, saya juga sering kesepian. Apakah karena sudah terbiasa melakukan hubungan sex, saya sering merasa kewalahan membendung keinginan saya untuk kesitu. Ini membuat kepala saya pusing dan jadi susah konsentrasi..... "


Saya percaya pengirim email diatas bukanlah satu-satunya orang yang mengalami masalah demikian. Sekarang ini anak muda (baca: orang-orang yang belum menikah) tidak lagi menganggap sex sebagai sesuatu yang tabu untuk dilakukan bahkan ada yang secara terang-terangan mengumumkan perbuatan mereka dengan cara meng-upload rekaman mereka di internet. Pernah secara tidak sengaja saya melihat rekaman seperti ini dan hati saya miris sekali. “Kemanakah orang tuamu, nak? Apakah mereka tahu apa yang kalian lakukan?”

Pertanyaan ini benar-benar keluar dari kepedulian saya terhadap anak-anak muda yang setuju dengan gaya hidup seperti ini. “Kamu tidak tahu apa yang sedang menghadangmu, nak,” kata saya dalam hati. Saya percaya anak-anak muda kelompok ini mengerti bahwa tidak seharusnya mereka melakukan itu. Bukan hanya karena agama melarang tetapi juga karena akibat yang ditimbulkannya seperti kehilangan keperawanan, hamil dan juga penyakit kelamin. Tetapi saya tidak yakin bahwa mereka menyadari akibat lain yang justru lebih bahaya dari itu yaitu bahwa begitu mereka masuk ke dalam jerat ini mereka telah kehilangan jiwanya.

Ia merayu orang muda itu dengan berbagai-bagai bujukan, dengan kelicikan bibir ia menggodanya. Maka tiba-tiba orang muda itu mengikuti dia, seperti lembu yang dibawa ke penjagalan, dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk dihukum, sampai anak panah menembus hatinya, seperti burung dengan cepat menuju perangkap, dengan tidak sadar, bahwa hidupnya terancam.
(Ams. 7:21-23)

Roh zinah itu memang sangat licik dan pandai sekali bersembunyi. Ia membungkus tipu muslihatnya dengan kata-kata manis, memuja, bahkan sering terkesan suci, hingga membuat yang mendengarnya terlena.
“Aku mau nglakuin ini hanya dengan orang yang aku cintai, dik.”
“Aku ngga mau maksa. Aku mau adik nglakuin ini karena cinta.”
“Kalau kita memang saling cinta, apa bedanya nglakuin sekarang atau nanti?” , dll.

Banyak sekali jurus-jurus maut yang dipakai untuk menjebak pasangan yang belum menikah agar mau melakukan hubungan sex. Meski awalnya mereka agak ragu, tetapi terlena oleh kata-kata manis (kadang juga disertai janji-janji indah untuk melicinkan jalan) banyak yang termakan dan akhirnya masuk perangkap.

Kusumpahi kamu, puteri-puteri Yerusalem, demi kijang-kijang atau demi rusa-rusa betina di padang: jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya! (Kidung Agung 2:7)

Jika anda termasuk mereka yang terlanjur masuk dalam perangkap sex dan ingin sekali bisa keluar tetapi merasa tidak berdaya, tips di bawah ini saya harap bisa membantu anda.

Sadarilah bahwa anda sedang dalam pengaruh kuasa kegelapan

Iblis datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan (Yoh. 10:10). Ia mencuri kekudusan serta perasaan damai sejahtera anda, membunuh jiwa serta membinasakan rancangan indah Allah dalam kehidupan anda. Mungkin anda berpikir saya berlebihan atau sedang menakut-nakuti anda tetapi cobalah perhatikan baik-baik, pernahkah anda mendengar orang yang terperangkap dalam dosa zinah mampu menggenapi rancangan Allah dalam hidupnya?

Hubungan sex di luar nikah bagaimanapun merusak gambar diri anda. Mungkin anda merasa biasa-biasa saja dan sepertinya menikmati hal ini, tapi nurani anda tidak bisa memungkiri bahwa ketika kenikmatan itu berlalu, anda sering seperti mendengar tuduhan serta hujatan yang membuat anda merasa kotor bahkan jijik terhadap diri anda sendiri. Anda merasa tidak pantas untuk datang ke gereja, bergaul dengan saudara seiman, apalagi berdiri di hadapan Allah untuk memuji, menyembah dan berdoa. Seandainya anda masih bisa berdoa, andapun tidak yakin bahwa Allah mau mendengarkan doa anda.

Saudaraku, itulah pekerjaan si Iblis. Dengan jeratnya ia mengikat anda kemudian memprogram pikiran anda agar lupa jati diri anda yang sesungguhnya. Jangan percaya. Anda adalah anak Allah, biji mata-Nya. Dia tetap akan menyambut anda jika anda bertobat dan datang kepada-Nya.

Marilah, baiklah kita beperkara! -- firman TUHAN -- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. (Yes. 1:18)

Karena itu jika anda ingin melepaskan diri dari ikatannya, tidak ada cara lain, anda harus berhenti dari cara hidup yang seperti ini. Tetapi anda tidak akan kuat bila melakukannya sendiri karena itu minta tolong Yesus untuk membantu anda. Minta ampun dengan sungguh-sungguh dan percaya bahwa Dia sanggup menolong anda.

Jangan menyalahkan pacar anda dan mengharapnya berubah terlebih dahulu

Seperti halnya anda, pacar andapun juga tidak mampu untuk keluar dari jerat ini. Memang nyaman untuk menimpakan kesalahan kepada pasangan (meskipun kelihatannya memang demikian) tetapi itu hanya akan memperburuk keadaan. Anda akan membenci pacar anda dan lambat laun kasih yang telah kalian bina akan hilang.

Kalian berdua adalah alat yang dipakai oleh roh zinah ini untuk menghancurkan satu sama lain. Seperti menggerakkan robot dengan remote control, begitulah roh zinah mengendalikan anda berdua. Jangan terkecoh. Jadi jika anda ingin merubah hidup anda, perubahan itu harus dimulai dari diri anda sendiri.

Jika pengaruh pacar terhadap anda terlalu kuat, saya anjurkan untuk sementara pisah dulu. Ini tidak akan mudah. Kalau keinginan pulih itu tidak datang dari kedua belah pihak, pacar anda akan merasa tertolak, sakit hati, memaksa untuk kembali, mengintimidasi, dll. Kuatkan hati dan teguhkan iman. Bertahanlah pada keputusan anda. Ingat, iblis sedang memakai pacar anda untuk menarik anda ke dalam perangkapnya. Jangan tertipu. Berdoalah untuk pacar anda supaya iapun dibebaskan dari pengaruh di jahat ini.

Terus berjuang dan lakukan peperangan rohani

Penting sekali untuk menyadari bahwa roh perzinahan-lah musuh anda. Untuk bisa keluar dari perangkapnya, mau tidak mau anda harus berjuang dan berperang. Dan peperangan anda bukan melawan pacar tetapi melawan roh ini.

Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. (Ef. 6:11-12)

Saya sarankan anda minta tolong gembala, pengerja, kakak rohani, orang tua atau siapa saja yang anda percaya dan bisa membantu anda melakukan peperangan ini. Ini penting karena ibaratnya sekarang ini anda sedang berada dalam tawanan musuh yang terus menerus mengawasi anda. Senjata anda telah dilucuti dan anda sudah mulai kehabisan tenaga. Anda memerlukan saudara-saudara yang memiliki senjata lengkap serta gagah perkasa untuk merebut dan mengeluarkan anda.

Jangan takut atau malu untuk minta pertolongan

Takut dan malu hanya akan membuat anda mengucilkan diri dan menjauh dari saudara-saudara yang mau menolong. Tetapi mengingat tidak semua orang bisa bijak menanggapi masalah anda, mintalah tuntunan Tuhan supaya menunjukkan kepada anda orang yang bisa anda percaya.

Keindahan kasih yang sejati itu abadi. Jangan tertipu dengan keindahan sesaat yang hanya akan berujung pada kebinasaan. Selamat berjuang, Tuhan Yesus memberkati. (A&S)

No comments: